Viral Tulisan Imajiner Respons Prabowo soal Tes Baca Quran

Rabu, 02 Januari 2019 – 14:44 WIB

Viral Tulisan Imajiner Respons Prabowo soal Tes Baca Quran

Prabowo Subianto. Foto: Ricardo/JPNN.com


jpnn.com, JAKARTA - Sebuah artikel hasil imajinasi mengenai respons Prabowo Subianto tentang tes baca Alquran yang digagas para dai di Nangroe Aceh Darusaalam (NAD) telah mengecoh warganet. Bahkan, ada portal yang menyadurnya dan memajangnya seolah-olah berita berdasar fakta.

Artikel imajiner itu pertama kali muncul di laman https://blog.masawep.com. Judulnya adalah Tes Baca Qur’an, Ini Jawaban Imajiner Prabowo yang diunggah pada 31 Desember 2018.

Penulisnya mengawali artikel itu dengan sebuah paragraf pembuka untuk mempertegas soal jawaban imajiner alias bukan berdasar fakta. “Beginilah jawaban imajiner nan diplomatis Prabowo Subianto soal tes baca Qur’an yang akhir-akhir ini marak disuarakan sekelompok pendukung yang mulai putus asa,” tulis pembuat artikel.


Tampilan artikel hasil imajinasi penulis blog tentang jawaban Prabowo Subianto atas tes baca Alquran.

Selanjutnya, ada kutipan-kutipan langsung dalam artikel hasil khayalan penulisnya. Antara lain soal Prabowo yang pernah ditawari kewarganegaraan Yordania.

“Menjadi warga Negara Yordania itu syaratnya harus bisa baca Qur’an dan saya pernah ditawarkan menjadi warga Negara di sana untuk menjadi penasehat militer tapi keluarga saya tdk setuju,” tulis artikel itu.

Penulis juga mencantumkan imajinasinya tentang Prabowo tak akan menjadi menantu Presiden Soeharto jika tak beragama islam. “Kemudian ada yang meragukan keislaman saya karena saudara saya nonmuslim, saya katakan kalau saya bukan muslim tidak mungkin Soeharto menerima saya sebagai menantunya.”

Bahkan, penulis juga membeber imajinasinya tentang kemampuan tajwid Prabowo demi meladeni tantangan dai di Aceh. Prabowo, tulis penulis, tentu tak selihai qari.

“Kalau standar qari saya tidak bisa. Tapi tajwid-tajwid insya’Allah,” tulis penulis membeber imajinasinya tentang respons Prabowo.

Rupanya ada yang menyadur tulisan itu dan ditayangkan ke portal dengan judul bombastis. Yakni laman Portal Islam.

Blog yang seolah-olah portal berita itu mengunggah artikel dari blog.masawep.com tersebut dengan titel Tes Baca Qur’an, Ini Jawaban Mengejutkan Prabowo. Blog yang beralamat di www.portal-islam.id itu langsung membuat paragraf pembuka dengan opini.

“Beginilah jawaban Prabowo Subianto soal tes baca Qur’an yang akhir-akhir ini marak disuarakan kubu yang mulai putus asa,” tulis Portal Islam.


Artikel di Portal-Islam yang menyadur dari blog.masawep.com.

Rupanya banyak netizen yang percaya seakan-akan artikel itu berdasar fakta. “MasyaAllah.. Luar biasa akhlak dan smart pula... Bukan jawaban nganu….,” ujar pemilik akun Muhammad Irwan di Facebook.

Netizen lainnya menimpali. “Jawaban seorang Pemimpin yang Tawadhu, Cerdas, berahlakukarimah Takbiir…!!!” tulis akun Nugroho Nugie. “Semangkin yakin berarti Pak Prabowo bisa baca Al Quran....semangkin jatuh hati saya dengan pak Prabowo dan semangkin memantabkan pilihan ke paslon PS - Sandi,” ujar akun Endro Pranowo.

Sejauh ini belum ada respons langsung Prabowo kepada media soal tantangan tes baca Alquran yang digagas para dai di Aceh. Bahkan, Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno (BPN Prabowo - Sandi) menolak ide tentang tes baca Alquran bagi capres.

Politikus Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean yang juga juru bicara BPN Prabowo - Sandi menilai tes baca Alquran bagi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tak diperlukan. Alasannya, Presiden RI bukan pemimpin negara bersyariat Islam.

"Harus melihat bahwa capres bukan pemimpin negara syariat. Bahwa kita sedang mencari pemimpin nasional, seorang presiden yang memimpin kemajemukan," ujar Ferdinand saat dihubungi, Selasa (1/1).

Sejauh ini, respons Prabowo satu-satunya soal baca Alquran adalah jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Kala itu, mantan Danjen Kopassus tersebut merespons wacana yang dilontarkan Jusuf Kalla (JK) agar ada adu kemampuan membaca Alquran bagi Prabowo dan Joko Widodo sebagai calon presiden (capres).

Prabowo tak mengungkapkan kemampuannya membaca Alquran karena justru menyebut JK lebih unggul. “Pasti Pak JK lebih baguslah, beliau kan ketua Dewan Masjid," ujar Prabowo sebagaimana pemberitaan laman KOMPAS.com pada 9 Juni 2014 pukul 02:47 WIB.

Pemberitaan berjudul Soal Tantangan Adu Jago Baca Al Quran, Ini Jawaban Prabowo itu juga memuat pernyataan ketua umum Gerindra tersebut yang mengaku tak merasa hebat dalam membaca Alquran. “Jelas lebih baik orang lain, saya kan tidak pernah mengatakan saya hebat (soal baca Al Quran),” tuturnya.(ara/jpnn)


Berita Terkait: