Ribuan Pemudik Tiba di Batam

Minggu, 24 Juni 2018 – 03:15 WIB

Ribuan Pemudik Tiba di Batam

Arus balik Lebaran jumlah penumpang yang kembali ke Batam menurun drastis. Foto: batampos/jpg


jpnn.com, BATAM - Puncak arus balik telah berlalu, namun jumlah pemudik yang datang menggunakan KM Kelud masih terlihat ramai. Seperti yang terlihat di Pelabuhan Batuampar, Sabtu (23/6).

Manager operasional Pelni Batam, Diki mengungkapkan arus balik masih akan terus terjadi hingga mendekati waktu masuk sekolah Juli mendatang. Dia memperkirakan puncaknya arus balik akan terjadi 27-29 Juni mendatang.

Dia menyebutkan hari ini jumlah penumpang yang turun terbilang normal yakni mencapai 1.080 orang sedangkan yang berangkat lebih banyak yakni 2.650 orang.

"Yang tiba mengalami sedikit berkurang bila dibandingkan Jumat lalu yang mencapai tiga ribu orang," sebutnya.

Pria yang beru bertugas Mei lalu ini mengungkapkan hingga saat ini untuk arus balik berjalan dengan baik. Cuaca menjadi salah satu faktor yang penting selama pelayaran berlangsung.

"Alhamdulillah semua terkendali. Penumpang yang berangkat sampai dengan selamat di tujuan," ujarnya.

Salah seorang penumpang, Ida Farida yag baru saja turun dari kapal menyebutkan memilih mudik hari ini karena sudah cukup lama berada di kampung halamannya. "Sudah dua minggu di Medan. Ini mau daftarkan anak sekolah jadi makanya balik sekarang," terang.

Perempuan yang bekerja sebagai guru di SD ini mengaku harus mempersiapkan beberapa dokumen sebelum mendaftarkan anaknya ke salah satu SMPN di Batam.

"Anak saya pindahan dari Medan, jadi banyak yang harus diurus juga," ucap Ida yang tiba bersama anak keduanya Anis.

Sementara itu, Humas KPLP, Erik Mario mengatakan lonjakan penumpang arus balik sudah mulai turun dan berangsur normal, bila dibandingkan tanggal 20 Juni lalu.

"Sudah turun, namun masih berlanjut karena anak sekolah belum mulai," kata Erik.

Berdasarkan data yang diterima hingga siang ini baru KM Kelud yang sudah melaporkan jumlah penumpang yang turun dan berangkat. "Dari totalnya sudah mulai normal," pungkasnya.(yui)


Berita Terkait: