Penumpang Mudik Jalur Laut Membeludak

Kamis, 14 Juni 2018 – 22:32 WIB

Penumpang Mudik Jalur Laut Membeludak

Penumpang kapal membeli tiket di konter tiket Pelabuhan Domestik Sekupang. F. Dalil Harahap/Batam Pos


jpnn.com, GRESIK - Penumpang Mudik Jalur Laut Membeludak

Penumpang arus mudik jalur laut tujuan Pulau Bawean membeludak.

Sejak Selasa malam (12/6) kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang mengangkut 296 penumpang dan 73 sepeda motor. Kapal milik ASDP itu berangkat dari Pelabuhan Gresik pukul 21.00.

Calon penumpang tujuan Pulau Putri tersebut berjubel sejak pukul 18.00. Mereka menunggu di kawasan Pelabuhan Gresik. Sebagian menggelar tikar di dermaga, lesehan.

"Ya, begini ini asyiknya mudik," ujar Iksan, seorang penumpang. Lelaki asal Madura itu beristri orang Bawean.

Sudah lima tahun dia tidak mudik. Dia memilih Gili Iyang, bukan kapal cepat karena membawa barang cukup banyak.

"Bekal saya tidak mungkin diangkut kapal penumpang," ucap bapak tiga anak tersebut.

KMP Gili Iyang menambah frekuensi pelayaran dari sekali menjadi dua kali dalam seminggu. Yakni, Selasa dan Kamis.

Tujuannya, mengurangi penumpukan penumpang arus mudik. Sebab, dua kapal cepat penumpang, yakni Express Bahari (EB) 8E dan Natuna Express, sudah penuh.

Mereka tahu hari ini (14/6) adalah hari terakhir operasional kapal untuk mudik.

Kemarin (13/6) EB 8E mengangkut 412 penumpang. Padahal, kapal itu berkapasitas 390 penumpang. Sesak. Express Bahari meninggalkan pelabuhan Gresik pukul 07.30, lebih cepat 1,5 jam dari jadwal pukul 09.00. (yad/c20/roz/jpnn)


Berita Terkait: