MUI Dukung Tes Urine Cek Narkoba untuk Calon Pengantin

Jumat, 19 Juli 2019 – 21:30 WIB

MUI Dukung Tes Urine Cek Narkoba untuk Calon Pengantin

Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi. Foto: Mesya/JPNN.com


jpnn.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah Kanwil Kemenag Jatim menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) untuk menjalani tes urine cek narkoba bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan.

Hal tersebut dimaksudkan untuk melakukan deteksi dini terhadap para calon mempelai yang positif narkoba agar segera mendapatkan penanganan pengobatan dan tindakan rehabilitasi, sehingga dapat menyelamatkan keluarga dari bahaya narkoba.

"Lebih dari itu juga dimaksudkan untuk membendung merebaknya penyebaran narkoba secara ilegal yang kami nilai semakin merajalela," kata Waketum MUI Zainut Tauhid Sa'adi kepada JPNN.com, Jumat (19/7).

BACA JUGA: Aturan Baru : Wajib Tes Urine Cek Narkoba sebelum Menikah

Permasalahan narkoba di Indonesia, lanjutnya, bersifat urgent dan kompleks. Terbukti dengan bertambahnya jumlah penyalahguna atau pecandu narkoba secara signifikan.

Hampir semua kalangan masyarakat positif menggunakan narkoba. Mulai dari publik figure, dosen, pilot, pemuda/remaja bahkan lebih parahnya lagi adalah para penegak hukum ada juga yang positif terkena narkoba.

Menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah korban yang disebabkan oleh narkoba ini meningkat hingga dua kali lipat dari tahun tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Ini Penjelasan BNN Soal Aturan Baru Tes Urine Sebelum Menikah

Pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di kalangan remaja dinilai sangat memprihatinkan. Berdasarkan data yang kami terima dari BNN 2,2 persen dari total populasi orang di Indonesia terjerat narkoba.

"Menghadapi fenomena tersebut, seharusnya pemerintah menetapkan negara Indonesia sedang berada dalam keadaan darurat narkoba," ujarnya.

Dia menambahkan, setiap ikhtiar yang dilakukan masyarakat untuk membendung dan melawan bahaya barkoba harus diberikan apresiasi dan dukungan.

"Termasuk dalam hal ini adalah kebijakan yang akan diberlakukan oleh Kanwil Kemenag Jawa Timur terhadap calon pengantin untuk tes narkoba patut diberikan dukungan dan apresiasi," katanya. (esy/jpnn)


Berita Terkait: