Jawa Timur Resmi jadi Tuan Rumah Pertukaran Pemuda Indonesia - Australia

Kamis, 16 Mei 2019 – 21:58 WIB

Jawa Timur Resmi jadi Tuan Rumah Pertukaran Pemuda Indonesia - Australia

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur di Jalan Pasuruan, Jakarta Pusat, Kamis (16/5). Foto: Kemenpora


jpnn.com, JAKARTA - Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh bertemu Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa di Kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Timur di Jalan Pasuruan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5). Pertemuan ini yakni membahas dan berkoordinasi tentang penetapan Jawa Timur sebagai tuan rumah dalam kegiatan program pertukaran pemuda Indonesia-Australia 2019/2020.

Asrorun Niam mengatakan kegiatan pertukaran pemuda Indonesia - Australia ini merupakan kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerinrah Australia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dengan Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.

BACA JUGA: Kabar Gembira! THR PNS Cair Pekan Depan, CPNS Juga Terima

“Hari ini kami silaturahmi dengan Ibu Gubernur Jatim untuk kepentingan koordinasi penetapan Jawa Timur sebagai tuan rumah dalam kegiatan program pertukaran pemuda Indonesia-Australia. Rencana nanti dilaksanakan pada Oktober-Januari selama empat bulan. Dua bulan kegiatan di Australia, dua bulan kegiatan di Indonesia tuan rumahnya Jawa Timur,” katanya.

Ia menjelaskan tujuan kegiatan tersebut yaitu mempererat hubungan bilateral kedua negara melalui people to people contact, khususnya dalam bidang kepemudaan dan juga untuk meningkatkan kualitas dan wawasan pemuda kedua negara.

Adapun peserta pertukaran pemuda Indonesia-Australia terdiri dari 18 pemuda Indonesia yang telah diseleksi secara nasional melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Kemudian, 18 pemuda Australia yang telah diseleksi Pemerintah Australia melalui AFS Intercultural Program Australia.

“Kegiatan nantinya yaitu kegiatan partisipatif, kegiatan kepemimpinan, kegiatan kewirausahaan, kegiatan kesukarelaan, dan kepeloporan. Mereka juga berbaur. Pada kegiatan di Jatim nantinya ada program berbasis fase desa dan fase kota. Nanti mereka disana tinggal di home stay, berbaur dengan warga dan nanti ada orang tua angkat, serta berbagi pengalaman,” ujarnya.

“Kita berharap, ini bagian dari ikhtiar untuk meneguhkan persaudaraan sehingga kedepan ada kesepahaman penting yang membangun komitmen ditingkat antarnegara, menjalin hubungan baik. Untuk kabupaten/kota di Jatim, tadi ada beberapa alternatif dari Ibu Gubernur Jatim yaitu Surabaya, Malang dan Jombang,” tambah Niam.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik dalam pertemuan ini. Malang, Jombang, hingga Surabaya, menurut gubernur, memiliki daya ketertarikan sendiri sebagai kota maupun kabupaten.

“Semakin banyak yang mempromosi, semakin baik. Di Jawa Timur banyak lokasi wisata disana. Susananya juga sangat mendukung,” kata Gubernur Khofifah.

Hadir dalam kesempatan ini Asdep Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Kemenpora Wisler Manalu, Kabid Kemitraan Luar Negeri Kemenpora Abri Eko, Kadispora Provinsi Jatwa Timur Supratomo, dan Plt. Kadis Pendidikan Provinsi Jawa Timur Hudiono.(adv/jpnn)


Berita Terkait: