Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Sampai Lebaran

Jumat, 25 Mei 2018 – 04:44 WIB

Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Sampai Lebaran

Beras Bulog. Foto: Bontang Post/JPNN


jpnn.com, JAKARTA - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan stok beras tetap aman selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 mendatang.

Hal ini diungkap Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Karyawan Gunarso menjelaskan, stok beras yang dimiliki pihaknya saat ini sebesar 1,3 juta ton.

"Ini sudah cukup memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan sampai Lebaran nanti, bahkan prediksi kami ini lebih dari cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami pastikan stok aman,” kata Gunarso.

Dia menegaskan, untuk memastikan keamanan stok Ramadan dan Lebaran, Bulog saat ini tercatat memiliki 1.600 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total kapasitas mencapai 4 juta ton.

Tidak hanya di wilayah perkotaan dan pedesaan, keberadaan gudang-gudang Bulog juga menjangkau area-area perbatasan.

Untuk tahun ini, Bulog memiliki target pengadaan 2,7 juta ton setara beras pada 2018. Pengadaan Bulog dari dalam negeri hingga 23 Mei 2018 telah mencapai 800 ribu ton setara beras, sedangkan realisasi impor beras telah mencapai 633 ribu ton.

Adapun stok beras yang dimiliki Bulog adalah sebesar 1,3 juta ton pada 23 Mei 2018.

Selain mengemban peran menjaga ketersediaan stok, Bulog juga mengemban peran dalam menstabilkan harga.

Di samping itu, Bulog juga memanfaatkan sinergi dengan BUMN-BUMN pangan melalui agen-agen dan retailer menjadi outlet-outlet dalam menjual beras dengan harga yang ditetapkan.

Bulog juga menjalin kerja sama dengan Kementerian dan Lembaga (K/L) seperti dengan Kepolisian RI, Tentara Nasional Indonesia untuk menjadi tempat atau outlet menjual beras sehingga lebih dekat dengan masyarakat.

Gunarso menambahkan, selain beras, stok pangan pokok lainnya yang dimiliki Bulog antara lain gula pasir sebanyak 176 ribu ton, daging kerbau sebanyak 4 ribu ton, jagung 245 ton, tepung terigu 789 ton, dan minyak goreng sebanyak 5,3 juta liter.

“Selain itu, kami tetap melaksanakan penugasan pemerintah dalam menyalurkan Bansos Rastra dan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah di seluruh Indonesia," tandas dia.(chi/jpnn)


Berita Terkait: