Antrean Kendaraan Pemudik Mengular di Exit Tol Gringsing

Senin, 11 Juni 2018 – 00:45 WIB

Antrean Kendaraan Pemudik Mengular di Exit Tol Gringsing

Kendaraan pemudik melewati tol fungsional Batang-Semarang seksi IV di Ngaliyan Semarang yang masih berdiri masjid di dekat jalan tol. Foto: Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang


jpnn.com, BATANG - Antrean panjang kendaraan pemudik yang akan beralih menggunakan jalur pantai utara (pantura) terjadi pada Minggu (10/6).

Belum rampungnya pekerjaan fisik pembangunan jembatan tol Kali Kuto di perbatasan Gringsing-Weleri diduga menjadi penyebabnya.

Antrean kendaraan itu terjadi pada pintu keluar tol fungsional di jembatan Kali Kuto, perbatasan wilayah Kabupaten Batang dan Kendal hingga mencapai belasan kilometer, kata Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, Sabtu, di Batang.

Untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas kendaraan di jalur Pantura Gringsing, Kepolisian Resor Batang menutup jalur tol fungsional menuju exit Kali Kuto ke arah exit Kandeman.

Penumpukan arus lalu lintas kendaraan di jalur Pantura maupun yang melalui jalur tol fungsional akan semakin padat seiring dengan meningkatnya jumlah pemudik kendaraan.

Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas pada jalur pertemuan jalan pantura dengan jalur exit tol fungsional Gringsing, pengemudi kendaraan diarahkan melalui jalur pantura dari arah exit Kandeman.

Kata dia, petugas kepolisian terus melakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan semakin memanjang.

Ia mengatakan antrean kendaraan memang masih panjang tetapi masih dapat dikendalikan seiring dengan meningkatnya arus lalu lintas kendaraan dari arah Jakarta menuju Semarang. "Situasi masih dapat dikendalikan meski arus lalu lintas masih relatif cukup panjang," katanya.

Sementara, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono berharap agar jembatan tol fungsional Kali Kuto bisa rampung dikerjakan sesuai dengan jadwal yang dijanjikan, yakni H-3 Lebaran.

"Karena Kalikuto ini belum selesai, karenanya pemudik ini kita keluarkan menjelang jembatan Kalikuto masuk jalan nasional (Pantura)," katanya.

Menurut Condro, untuk rute dari jalur tol funsional Gringsing ke jalur nasional (Pantura), diakuinya ada penyempitan jalan. Dalam pantauan Sabtu dini hari tadi, penyempitan itu dikarenakan adanya perpindahan ke jalur nasional.

Belum lagi, kondisi jalur yang membelok dan menikung tajam, membuat kendaraan terpaksa melaju dengan pelan. Akibatnya terjadi antrean kendaraan masuk ke jalur pengalihan ke arah jalur nasional. Belum lagi saat masuk ke jalur nasional, juga tampak antrean kendaraan menuju jalur nasional.

"Di sini kan aksesnya dari tiga lajur menjadi satu lajur, manuvernya agak lebih lebar. Kepadatan hanya antrian saja," jelas Condro.

Polda Jateng telah menyiapkan antisipasi bila terjadi antrean panjang di jalur tol fungsional sebelum masuk jembatan Kalikuto ini. "Bila antrean cukup panjang, sampai ke exit Gringsing, dua-duanya kita pakai. Jadi yang menggunakan jalur disini lawan arah atau contraflow juga dari Gringsing untuk mengurai kepadatan," kata Condro. (fel)


Berita Terkait: